Tampilkan postingan dengan label klik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label klik. Tampilkan semua postingan

Dekat dengan Allah melalui Linux Sabily Al Qudus

0 komentar
Seharian bekerja menggunakan computer, selain mengakibatkan mata lelah, badan pegal, ternyata bisa juga menjadikan kita jauh dari Allah. Terang saja, karena kita terpaku menyelesaikan tugas sampai-sampai tak sempat berzikir bahkan tak tau waktu sholat.
Nah, kehadiran Sabily Al Quds 10.10 jadi semacam magnet untuk kita selalu dekat dengan sang pencipta. Bagaimana caranya ? lewat fitur-fitur islami yang dimilikinya, varian Linux Muslim Edition (ME) terbaru ini membuat penggunanya tak kehilangan ‘ panduan’ untuk beribadah.
Sebut saja, penunjuk waktu sholat. Fitur ini bukan hanya penunjuk waktu sholat sesuai zona waktu kita tapi juga mampu memperlihatkan arah kiblat yang tepat dan mengumandangkan adzan ketika waktu sholat tiba. Tak lupa, saat pertama kali menyalakan Komputer, Sabily akan langsung memberitahu anda tentang tanggal hijriya yang jatuh pada hari itu. Ini akan sangat membantu kita untuk mengingat jadwal puasa-puasa sunah, seperti shaum ayamul bidh, dan lainnya.
Saat asyik mengoprasikan computer, Sabily pun mengajak kita berdzikir. Setiap lima menit, di kanan atas muncul balloon ‘monajat’ yang berisi kutipan zikir al-masturat. Tak hanya itu, Sabily juga terus mengajak kita mengingat Allah lewat pointers-nya yang selalu dihiasi kata subahanallah, Alhamdulillah,laa ilaha illallah, dan allahu akbar dalam huruf arab, secara bergantian.
Sebagai Operation Systemi (OS) Islami, Sabily memiliki tiga jenis software Al-Quran yaitu : Alfanous, Noor, dan Othman qur’an browser. Alfanous berguna untuk mencari kata dalam Al-Quran sedangkan Noor dan Othman Qur’an Browser untuk menampilkan Al-qur’an sesuai dengan surat ayat, dan juz yang kita minta. Perbedaan keduanya hanya pada alat navigasi untuk melihat tampilan.
Apa yang paling istimewa dari penampilan Sablily ? Jawabanya, Muslim Directory. Tautan Ini berisi berbagai macam referensi keislaman yang sangat lengkap, mulai dari Al-quran, kitab-kitab hadist, tautan-tautan , bahkan kamus dan penghitungan zakat secara online.
Koleksi kitab hadist,misalnya, menyediakan isi kitab sahih Bukhari, Sahih Muslim, Hadist Qudsi, sampai kitab hadist Al Muwaththa karya Imam Malik yang terkenal itu. Semuanya bisa anda nikmati dalam bahasa Indonesia dan bahasa lainnya sesuai keinginan anda. Selai beberapa yang sudah disebutkan, masih banyak Islamic tools lain yang bisa anda nikmati disini.
Melihat fitur-fiturnya dan prinsip pendistribusiannya yang bersandar pada budaya berbagi dan jauh Dari nafas kapitalisme, Linux Sabily pantas digelari OS nomor Wahid.
Baca selengkapnya »

Tunatetra berinternet, kenapa tiak ?

0 komentar
Dewasa ini mereka ynag mempunyai keterbatasan penglihatan pun bebas mengakses situs-situs di interne. Mencari informasi, berjejaring sosial lewat situs peretemanan, mengirim email, dan lain-lain bisa mereka lakukan. Lho, kok bisa ? Bagaimana caranya?
Monitor dan papan ketik sebenarnya bukan barang asing bagi para penyandang tunanetra. Bahkan, di Yayasan Mitra Netra (YMN), lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan tunanetra, penyandang tunanetra terdidik mempunyai kemampuan mengetik sepuluh jari. Mereka mampu mengetik sebuah surat dengan benar, tentu tanpa melihat ke keyboard.
Secara umum perangkat komputer yang di gunakan para penyandang tunanetra ini sama dengan yang dipakai kebanyakan orang. Namun yang membuatnya berbeda adalah keberadaan perangkat pendukung yang membantu mengoprasikan komputer. Yaitu, software pembaca layar (screen reader).
Screen reader akan membaca teks yang terdapat di layar monitor dan memproduksi suaranya. Jadi, perangkat lunak ini seakan membuat komputer atau laptop berbicara dengan penggunanya.
Saat ini, pembaca layar yang banyak digunakan adalah JAWS (Job Acess With Speech). Uniknya, JAWS di temukan oleh seorang tunanetra juga, Ted Henter pada tahun 1989 lalu.
Dengan JAWS, aktifitas berkomputer dan berinternet bagi mereka yang memilki keterbatasan mnjadi lebih mudah. Bila si pengguna ini mengklik sebuah icon atau menu, ia cukup menekan tombol ‘enter’ setelah nama ikon atau menu itu di ucapkan JAWS.
Tempo pembacaan JAWS yang terkesan agak cepat justru membantu mereka ‘melihat’ keseluruhan tampilan monitor lebih cepat. Meski demikian, kecepatan JAWS membaca tetap bisa diatur sesuai dengan keinginan.
Pengguna juga bisa menavigasi ‘celoteh’ komputer mereka. Bila biasanya mouse yang digerakkan, maka pemakai JAWS menggunakan tombol ctrl dan empat panah pada keyboard.
Mereka tinggal menekan tombol ‘kiri’ atau ‘atas’ untuk mengulang. Sedangkan untuk mem-forward ucapan JAWS tombol panah ‘kanan’ atau ‘bawah’ yang diklik. KEmudahan lainnya, JAWS dapat diatur untuk membaca per huruf, per kata atau per paragraf.
Namun, bukan berarti pengguna JAWS tanpa kendala. Setting-nya yang menggunakan bahasa inggris membuat pengucapan teks dalam bahasa Indonesia tidak terlafalkan dengan benar.
Program pembaca layar berbahasa Indonesia pernah diupayakan YMN tapi terhambat. Menurut kepala Rehabilitasi dan Diklat YMN Dra. Riyanti Eko Wati, hal itu karena biayanya yang sangat mahal.
JAWS juga tidak mampu mengenali gambar. Tapi masih bisa diatasi bila dibawah gambar masih terdapat teks.
Nah kini jangan kaget bila suatu saat anda melihat sesorang khusuk mengetik di depan sebuah komputer namun tanpa menyalakan monitor. Karena dengan JAWS tampilan layar tak diperlukan. Sebab, yang dipentingkan adalah suara.
Untuk dapat melihat klik disini
Baca selengkapnya »
0 komentar
SAtu hal lagi yang terkait dengan LINUX yang menarik untuk dibahas. Uniknya, ini khusus untuk perempuan. Kali ini kita akan berkenalan dengan komunitas yang aktif mengembangkan linux. Anggotanya seratus persen perempuan. Komunitas ini disebut kelompok linux cewek atau singkatannya kluwek. Kluwek lahir dari sebuah obrolan ringan di antara para peserta International Linux Conference (ILC) 2007 di Yogyakarta. Mereka berinisiatif untuk membuat sebuah kelompok Linux perempuan. Tak lama setelah itu, tepatnya pada tanggal 8 Desember 2007, situs www.kluwek.linux.or.id pun di luncurkan.
Nur Aini Rakhmawati, Yuyun, K Soemoprawiro, dan Hesti Herawati tercatat sebagai tiga anggota pertama kluwek. Tak hanya bermodal semangat, tiga perempuan ini ternyata memiliki kecintaan dan prestasi menonjol di Bidang Tekhnologi Informasi (TI). Nur Aini misalnya, adalah perempuan pertama di dunia yang bergabung dengan Joomla! Development Working Group. Ibu satu anak ini tengah menyelesaikan program Doktoralnya di Galway, Irlandia.
Antusias perempuan pencinta TI terhadap Kluwek sangat bagus. Terbukti, saat mengadakan kopi darat lalu, tercatat kurang lebih 700 perempuan yang hadir. Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada Mahasiswi, Ibu Rumah Tangga , Pekerja LSM, dan lain-lain. Meski berbeda, seluruh anggota Kluwek punya tiga kesamaan yaitu, perempuan, WNI, dan tentunya suka Linux. Inilah tiga syarat sederhana menjadi anggota Kluwek.
Selaras dengan misinya sebagai wadah berkumpul, berbagi, dan bertukar ilmu pengetahuan, Kluwek juga memungkinkan para anggotanya bertanya dan berbagi solusi seputar tekhnik pemakaian Linux melalui situs mereka. Tak lupa bertukar cerita tentang kemajuan masing-masing anggota dalam memanfaatkan Linux.
Naahhh, saat di dunia maya anggota yang online tidak terlihat nama sebenarnya. Mereka malah menggunakan ID dan username yang diambil dari nama bumbu dan sayuran. Jadi, saat bertemu itu, layaknya sebuah pasar, sebab ada si pandan, selasih, bawang putih, lada, sampai kemirih. Seruuu…!!!
Banyak hal yang bisa kita peroleh di www.kluwek.linux.or.id pada kategori ‘berita’ kita dapat melihat berbagai informasi tentang Linux atau open source. Sedangkan cerita-cerita inspiratif dari Kluweker tersaji di ‘inspirasi’ atau jika kita mau tahu informasi seputar kegiatan off air, tinggal klik ‘kegiatan’ kita juga bisa mengintip profil setiap angota di ‘kluweker’. Dan tentu saja beragam ilmu dan tip mengoptimalisasi Linux bisa kita gali di ‘Tutorial’, seperti cara plug in al-quran di Open Office Writer.
Untuk menambah keakraban antar anggota Kluwek juga menggelar berbgai kegiatan off air alias kopi darat . Berbagai Seminar pengenalan Linux bahkan lomba Foto, mereka adegan. Tujuannya untuk mengubah persepsi masyarakat, khususnya perempuan tentang Linux yang konon sulit dan tidak menarik . Nah siapa bilang perempuan tak melek iptek???. Didi Muardi
Baca selengkapnya »
 

Copyright © 2010 • TRY TO THE BEST • Design by Dzignine